
GATRAWARTA, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memproyeksikan Stadion Untia nantinya mampu mendorong perekonomian dari sektor olahraga, pariwisata, perdagangan, dan jasa yang akan memperkuat posisi Kota Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur.
“Kawasan tersebut, kami proyeksikan mampu menciptakan lapangan kerja, serta menjawab bukti Makassar sebagai kota metropolitan dan gerbang Indonesia Timur,” kata Munafri dalam acara Business Forum IGS di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026), dikutip dari detikSulsel.
Menurut Appi, Makassar belum memiliki stadion representatif yang memenuhi kebutuhan pertandingan berskala besar. Dengan begitu, menurutnya, proyek Stadion Untia memililki prospek investasi yang menjanjikan, sebab memiliki basis penggemar sepakbola yang besar.
Stadion ini akan berdiri di atas lahan seluas 23 hektare dengan berbagai fasilitas pendukung olahraga, ruang komersial, area hiburan, serta fasilitas publik lainnya yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Stadion Untia ini, bukan hanya untuk pengembangan fasilitas olahraga berstandar internasional, tetapi juga untuk menciptakan kawasan komersial baru yang dapat menggerakkan ekonomi daerah,” ungkapnya.
“Kami memiliki konsep Sport Tourism Hub. Proyek Stadion Untia dirancang menjadi pusat penggerak ekonomi baru di Indonesia Timur,” ujarnya.
Forum tersebut dihadiri 41 delegasi dari 28 negara sahabat serta puluhan pelaku usaha dan investor. Mereka datang untuk melihat berbagai peluang kerja sama dan investasi di Kota Makassar, bahkan 8 negara siap Kerjasama Pemkot di berbagai sektor.
